
Pantai Samas ini terkenal dengan keindahan pantainya yang disertai dengan angin kencang, ombak laut yang besar, delta-delta sungai dan danau air tawar yang membentuk telaga yang digunakan untuk pengembangan ikan dan udang galah. Namun perlu diperhatikan bentukan bibir pantai yang agak curam sehingga Anda disarankan untuk tidak mandi di pantai Samas karena cukup bahaya.
Di pantai alami yang berpasir putih ini, Anda juga dapat menikmati keindahan laut dengan menaiki Mercusuar Patehan. Selain itu juga telah dikembangkan terminal, tempat parkir, MCK, penginapan, SAR, jaringan listrik, mushola, dan rumah makan. Di tempat itu, Anda dapat pula menyaksikan usaha pemeliharaan ikan dan udang yang dilakukan oleh Sub Dinas Perikanan Propinsi DIY. Beberapa upacara adat juga dilakukan di Pantai Samas ini seperti Upacara Kirab Tumuruning Maheso Suro, Labuhan Sedekah Laut, Pentas Seni Budaya (saat liburan dan lebaran).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar